DPR Minta Kemenag Perhatikan Nasib Pencatat Nikah

DPR melalui komisi VIII DPR meminta Kementerian Agama (Kemenag) untuk memberikan kejelasan status Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yang selama 20 tahun ini nasibnya terkantung-katung. “Harus diperjelas status hukumnya mereka ini sebagai apa, pegawai kontrakkah, pegawai honorkah atau apalah namanya sesuai yang ada di dalam UU Perkawinan,” pinta Ketua Komisi VIII DPR, Abdul Kadir Karding, usai Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Dewan Presidium Nasional Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N), di Gedung DPR Jakarta, Kamis (6/5).

Sebanyak 50 orang dari Dewan Presidium Pegawai Pencatat Nikah (P3N) Republik Indonesia mengadukan status, nasib, dan masa depan mereka yang terkatung-katung sejak 1989 ke komisi VIII. Sementara sekitar 300 orang yang berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Barat menunggu kepastian nasib mereka di luar gedung parlemen.

Dikatakan Karding, secara umum Komisi VIII memahami persoalan yang dialami oleh para Pembantu Pegawai Pencatat Nikah ini. Status mereka yang tidak jelas akan mempengaruhi kondisi kesejahteraan. “Kalau tidak ada kesejahteraan yang pasti, mereka hanya menerima imbalan dari pihak yang nikah saja. Ini sungguh sangat mengenaskan,” kritiknya.

Oleh karena itu, Ketua DPP PKB ini berjanji akan menjadikan persoalan ini sebagai agenda pembicaraan Komisi VIII dalam rapat kerja dengan Menteri Agama, Suryadharma Ali. “Hal ini supaya kedepan ada keadilan pada kelompok masyarakat yang bekerja untuk negara. Mereka juga bekerja untuk negara. Mungkin perlu ada PP atau Peraturan Menteri Agama paling tidak yang mengatur secara jelas peran-peran mereka ini, sehingga tidak lontang-lantung,” cetusnya.

About these ads

3 responses to this post.

  1. Posted by Muhajir Anshori on 24/10/2010 at 7:18 am

    Saya bangga dengan partisipasi semuanya terhadap status nasib pegawai KUA, khususnya pencatat Nikah. Oh yah ini saya mohon penjelasan apa perbedaan antara pegawai pencatat nikah dengan penghulu? Saya harap jawabannya dapat dikirim kembali ke email saya karena saya sangat butuh jawabannya dan terima kasih sebelumnya.

    Balas

  2. Posted by roni aburrahman on 24/10/2010 at 7:54 am

    mudah-mudahan apa yang diharapkan komisi VIII DPR dapat terwujud. kami salut padamu yang memperhatikan kemaslahatan sesama.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: